<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?><rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>APT on Cybersecurity dan Serangan Siber Internasional</title><link>https://keamanancyber.com/tags/apt/</link><description>Recent content in APT on Cybersecurity dan Serangan Siber Internasional</description><generator>Hugo</generator><language>id</language><lastBuildDate>Thu, 15 Jan 2026 09:00:00 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://keamanancyber.com/tags/apt/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Geopolitik Digital: Memahami Ancaman State-Sponsored Cyber Attacks</title><link>https://keamanancyber.com/posts/cyber-geopolitics/</link><pubDate>Thu, 15 Jan 2026 09:00:00 +0700</pubDate><guid>https://keamanancyber.com/posts/cyber-geopolitics/</guid><description>&lt;p&gt;Dalam dekade terakhir, peta pertempuran global telah mengalami pergeseran seismik yang tak kasat mata namun sangat destruktif. Jika dahulu kekuatan sebuah negara diukur dari jumlah tank, pesawat tempur, dan hulu ledak nuklir yang dimiliki, kini medan perang telah meluas ke dimensi kelima: dunia siber. Kita tidak lagi hanya berbicara tentang peretas remaja yang mencoba membobol situs web sekolah untuk mengubah nilai, melainkan tentang tim elit yang didanai, dilatih, dan difasilitasi oleh pemerintah negara berdaulat untuk melumpuhkan infrastruktur musuh tanpa melepaskan satu peluru pun.&lt;/p&gt;</description></item><item><title>Operation Crimson Fog: Kampanye Siber Tersembunyi yang Menargetkan Industri Pertahanan Asia</title><link>https://keamanancyber.com/posts/crimson-fog-attack/</link><pubDate>Wed, 10 Dec 2025 09:00:00 +0700</pubDate><guid>https://keamanancyber.com/posts/crimson-fog-attack/</guid><description>&lt;p&gt;Operasi siber berskala besar yang dijuluki &lt;strong&gt;Operation Crimson Fog&lt;/strong&gt; telah mengguncang industri pertahanan di kawasan Asia Pasifik.&lt;br&gt;
Serangan ini menargetkan perusahaan militer dan penyedia teknologi strategis di &lt;strong&gt;Jepang, Korea Selatan, dan Taiwan&lt;/strong&gt;, dengan tingkat kerahasiaan yang luar biasa.&lt;br&gt;
Para peneliti keamanan siber menggambarkannya sebagai &lt;strong&gt;salah satu operasi spionase digital paling canggih di Asia&lt;/strong&gt; dalam beberapa tahun terakhir.&lt;/p&gt;
&lt;hr&gt;
&lt;h2 id="1-latar-belakang-operasi-crimson-fog"&gt;1. Latar Belakang Operasi Crimson Fog&lt;/h2&gt;
&lt;p&gt;Operation Crimson Fog pertama kali diidentifikasi oleh analis keamanan dari &lt;strong&gt;Trend Micro&lt;/strong&gt; dan &lt;strong&gt;Recorded Future&lt;/strong&gt; pada awal Februari 2025.&lt;br&gt;
Serangan ini diyakini telah aktif &lt;strong&gt;sejak pertengahan 2024&lt;/strong&gt;, beroperasi secara diam-diam di jaringan perusahaan pertahanan besar yang terlibat dalam produksi sistem radar, drone militer, dan satelit komunikasi.&lt;/p&gt;</description></item><item><title>Serangan Supply Chain SolarStorm 2.0: Ancaman Baru dari Backdoor Perangkat Lunak Global</title><link>https://keamanancyber.com/posts/solarstorm-attack/</link><pubDate>Fri, 05 Dec 2025 09:00:00 +0700</pubDate><guid>https://keamanancyber.com/posts/solarstorm-attack/</guid><description>&lt;p&gt;Sebuah serangan supply chain besar kembali mengguncang dunia keamanan siber.&lt;br&gt;
Dikenal dengan nama &lt;strong&gt;SolarStorm 2.0&lt;/strong&gt;, insiden ini merupakan reinkarnasi dari serangan &lt;strong&gt;SolarWinds (2020)&lt;/strong&gt; yang dulu menembus ribuan jaringan pemerintah dan korporasi global.&lt;br&gt;
Versi barunya kini menargetkan &lt;strong&gt;penyedia perangkat lunak enterprise&lt;/strong&gt; di Amerika Utara dan Asia, dengan teknik &lt;em&gt;backdoor&lt;/em&gt; dan &lt;em&gt;persistence&lt;/em&gt; yang jauh lebih halus dan sulit dideteksi.&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;Para peneliti menyebut SolarStorm 2.0 sebagai &lt;strong&gt;“salah satu operasi kompromi rantai pasok paling kompleks dalam sejarah digital modern.”&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description></item></channel></rss>