<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?><rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>DDoS on Cybersecurity dan Serangan Siber Internasional</title><link>https://keamanancyber.com/tags/ddos/</link><description>Recent content in DDoS on Cybersecurity dan Serangan Siber Internasional</description><generator>Hugo</generator><language>id</language><lastBuildDate>Mon, 01 Dec 2025 11:20:00 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://keamanancyber.com/tags/ddos/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Garis Depan Digital: Peran Hacktivist dalam Konflik Geopolitik Modern</title><link>https://keamanancyber.com/posts/hacktivism-geopolitics/</link><pubDate>Mon, 01 Dec 2025 11:20:00 +0700</pubDate><guid>https://keamanancyber.com/posts/hacktivism-geopolitics/</guid><description>&lt;p&gt;Bayangkan sebuah perang di mana baris-baris kode lebih mematikan daripada peluru, dan pelakunya bukanlah tentara berseragam, melainkan individu anonim dari balik layar komputer. Inilah realita &lt;strong&gt;hacktivism&lt;/strong&gt; dalam lanskap geopolitik modern—sebuah fenomena &amp;ldquo;tentara siber sukarelawan&amp;rdquo; yang meruntuhkan batasan antara aktivisme digital dan peperangan siber skala penuh.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="apa-itu-hacktivism-dalam-konteks-geopolitik"&gt;Apa Itu Hacktivism dalam Konteks Geopolitik?&lt;/h2&gt;
&lt;p&gt;Secara teknis, &lt;em&gt;hacktivism&lt;/em&gt; adalah penggunaan ilegal komputer dan jaringan komputer sebagai sarana protes untuk tujuan politik atau sosial. Dalam skala geopolitik, ini berarti identitas, aset, dan infrastruktur suatu negara tidak lagi hanya terancam oleh spionase tingkat tinggi, melainkan juga oleh serangan massal yang bersifat lintas platform.&lt;/p&gt;</description></item><item><title>Serangan DDoS Global 2025: Infrastruktur Internet di Ambang Krisis</title><link>https://keamanancyber.com/posts/global-ddos-2025/</link><pubDate>Tue, 01 Jul 2025 09:00:00 +0700</pubDate><guid>https://keamanancyber.com/posts/global-ddos-2025/</guid><description>&lt;p&gt;Serangan &lt;strong&gt;Distributed Denial of Service (DDoS)&lt;/strong&gt; terbesar dalam sejarah digital modern terjadi pada pertengahan tahun 2025, mengguncang fondasi infrastruktur internet global.&lt;br&gt;
Dengan puncak lalu lintas mencapai &lt;strong&gt;lebih dari 30 terabit per detik (Tbps)&lt;/strong&gt;, serangan ini melumpuhkan layanan cloud, sistem perbankan, hingga situs pemerintahan di lebih dari 20 negara.&lt;br&gt;
Peristiwa ini dikenal luas dengan nama &lt;strong&gt;“Black Surge 2025”&lt;/strong&gt;, dan menjadi bukti nyata bahwa &lt;strong&gt;internet global kini berada di ambang krisis struktural&lt;/strong&gt;.&lt;/p&gt;</description></item></channel></rss>